PBL – BIMTEK NASIONAL TRANSFORMASI KEUANGAN BERKELANJUTAN (GREEN FINANCE) DI DAERAH

Transformasi Keuangan Berkelanjutan (Green Finance) di Daerah merupakan pendekatan strategis dalam pengelolaan keuangan pemerintah yang mengintegrasikan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial secara seimbang. Konsep green finance bertujuan untuk memastikan bahwa kebijakan fiskal, perencanaan anggaran, serta pembiayaan pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam. Penerapan keuangan berkelanjutan menjadi semakin penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, degradasi lingkungan, dan kebutuhan pembangunan yang inklusif.
Dalam konteks pemerintah daerah, green finance diwujudkan melalui pengalokasian anggaran yang mendukung program dan kegiatan ramah lingkungan, seperti pengelolaan sampah berkelanjutan, energi terbarukan, konservasi sumber daya alam, serta pembangunan infrastruktur hijau. Perencanaan dan penganggaran daerah perlu disusun dengan mempertimbangkan dampak lingkungan jangka panjang serta manfaat sosial yang dihasilkan. Dengan demikian, anggaran daerah dapat menjadi instrumen kebijakan yang mendorong pembangunan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
Transformasi keuangan berkelanjutan juga menuntut adanya penguatan kebijakan dan tata kelola keuangan daerah. Pemerintah daerah perlu menyelaraskan dokumen perencanaan pembangunan dengan prinsip-prinsip green finance, termasuk penerapan penganggaran berbasis kinerja yang memperhatikan indikator lingkungan dan sosial. Selain itu, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran hijau menjadi faktor penting untuk memastikan bahwa dana publik benar-benar digunakan sesuai tujuan keberlanjutan yang telah ditetapkan.
Pemanfaatan sistem informasi keuangan dan pelaporan berbasis digital turut mendukung implementasi green finance di daerah. Melalui sistem yang terintegrasi, pemerintah daerah dapat memantau alokasi dan realisasi anggaran program berkelanjutan secara lebih efektif, serta menyajikan data yang akurat untuk evaluasi kinerja. Pelaporan keuangan yang transparan juga memperkuat kepercayaan publik dan pemangku kepentingan terhadap komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Keberhasilan transformasi keuangan berkelanjutan sangat bergantung pada kapasitas sumber daya manusia aparatur pemerintah daerah. Aparatur pengelola keuangan perlu memahami konsep green finance, regulasi pendukung, serta mekanisme perencanaan dan penganggaran yang berorientasi pada keberlanjutan. Melalui kegiatan bimbingan teknis ini, diharapkan aparatur mampu meningkatkan kompetensi dan peran strategisnya dalam mengintegrasikan prinsip keuangan berkelanjutan ke dalam pengelolaan keuangan daerah.
Dengan diterapkannya transformasi keuangan berkelanjutan secara konsisten, pemerintah daerah diharapkan mampu mendorong pembangunan yang ramah lingkungan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta menjaga keberlanjutan sumber daya alam untuk generasi mendatang. Green finance tidak hanya menjadi kebijakan keuangan, tetapi juga komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Sehubungan dengan hal tersebut, Maka dengan ini kami: Lembaga Informasi Bina Potensi (LIBIPO) akan melaksanakan Bimtek Nasional Dengan tema : TRANSFORMASI KEUANGAN BERKELANJUTAN (GREEN FINANCE) DI DAERAH
Jadwal Pelaksanaan Bimtek Transformasi Keuangan Berkelanjutan Di Daerah

