LIBIPO – BIMTEK NASIONAL TEKNIK PENYUSUNAN LAPORAN & PUBLIKASI KINERJA

Penyusunan laporan dan publikasi kinerja merupakan elemen penting dalam siklus manajemen kinerja organisasi, khususnya di instansi pemerintahan atau lembaga publik. Laporan kinerja menjadi sarana utama untuk menggambarkan sejauh mana tujuan, sasaran, dan indikator kinerja yang telah direncanakan berhasil dicapai dalam suatu periode. Sementara itu, publikasi kinerja berfungsi untuk menyampaikan informasi tersebut kepada pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal, guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kepercayaan publik terhadap lembaga.
Bimtek ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai proses dan teknik penyusunan laporan kinerja yang baik, benar, dan sesuai standar, serta strategi penyajian dan publikasi kinerja yang komunikatif. Dalam pelaksanaannya, peserta akan dibekali dengan pengetahuan tentang landasan hukum dan kebijakan yang melandasi pelaporan kinerja, seperti Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Peraturan Pemerintah No. 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah, serta Permen PAN-RB No. 53 Tahun 2014 yang menjadi acuan teknis penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP).
Secara konsep, laporan kinerja adalah dokumen yang menyajikan hasil capaian atas rencana kerja yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan strategis seperti Renstra dan Rencana Kinerja Tahunan (RKT). Laporan ini mencerminkan akuntabilitas pelaksanaan program dan kegiatan, yang ditunjukkan melalui capaian Indikator Kinerja Utama (IKU). Dalam penyusunannya, laporan kinerja harus memenuhi prinsip-prinsip relevansi, akuntabilitas, transparansi, dan keterukuran. Komponen utama laporan kinerja biasanya meliputi ringkasan eksekutif, pernyataan visi dan misi, tujuan dan sasaran, IKU beserta capaian kinerjanya, analisis keberhasilan dan kendala, serta rekomendasi perbaikan di masa mendatang.
Secara teknis, penyusunan laporan kinerja dimulai dari tahap perencanaan, yaitu dengan merujuk pada Renstra dan RKT yang telah memuat sasaran dan target kinerja. Selanjutnya dilakukan pengumpulan data yang relevan dari unit kerja, dengan memastikan validitas dan reliabilitas data. Tahap berikutnya adalah penyusunan narasi laporan dengan menggunakan bahasa yang jelas, formal, dan berbasis data. Visualisasi data menggunakan grafik, tabel, maupun infografis sangat dianjurkan untuk mempermudah pemahaman pembaca. Proses ini kemudian diakhiri dengan tahap penyuntingan dan validasi internal sebelum laporan dipublikasikan secara resmi.
Publikasi kinerja memiliki peran penting sebagai sarana komunikasi organisasi kepada masyarakat. Tujuannya tidak hanya untuk memenuhi aspek legal formal, tetapi juga untuk membangun citra positif dan meningkatkan kredibilitas lembaga. Media publikasi dapat berupa laporan cetak (seperti LKjIP dan laporan tahunan), media digital (seperti website, e-buletin, media sosial), hingga media massa (pers rilis dan konferensi pers). Teknik penyajian publikasi harus memperhatikan aspek visual dan bahasa, agar informasi yang disampaikan mudah dipahami dan menarik bagi khalayak umum. Infografis, video singkat, dan storytelling kinerja merupakan metode efektif yang kini banyak digunakan oleh lembaga publik dalam publikasi capaian mereka.
Untuk memperkuat pemahaman, bimtek ini dilengkapi dengan sesi praktik penyusunan laporan, di mana peserta akan dibagi dalam kelompok kerja untuk melakukan simulasi penyusunan laporan kinerja tahunan berdasarkan studi kasus fiktif. Mereka akan menyusun narasi, menyiapkan data, merancang infografis, hingga mempresentasikan hasilnya untuk mendapatkan masukan dari narasumber dan peserta lain. Selama sesi praktik, peserta akan menggunakan tools seperti Microsoft Word, Excel, PowerPoint, serta aplikasi desain seperti Canva.
Sebagai penutup, bimtek ini menekankan bahwa penyusunan laporan dan publikasi kinerja bukanlah sekadar kegiatan administratif, tetapi merupakan bagian dari strategi penguatan tata kelola organisasi dan pelayanan publik. Oleh karena itu, diperlukan komitmen, keterampilan teknis, serta koordinasi antar-unit kerja agar proses ini berjalan efektif. Diharapkan setelah mengikuti bimtek ini, peserta mampu menerapkan teknik penyusunan laporan dan strategi publikasi kinerja secara mandiri dan profesional, serta dapat menjadi penggerak budaya kerja yang akuntabel dan transparan di instansi masing-masing.
Sehubungan dengan hal tersebut, Maka dengan ini kami: Lembaga Informasi Bina Potensi (LIBIPO) akan melaksanakan Bimtek Nasional Dengan tema : TEKNIK PENYUSUNAN LAPORAN & PUBLIKASI KINERJA
Jadwal Pelaksanaan Bimtek Teknik Penyusunan Laporan & Publikasi Kinerja

